Setelah hampir sebulan lamanya menunggu, Akhirnya tepat pada tanggal 04 Agustus 2017 Aplikasi dapodik release dengan versi terbaru, yaitu Dapodik 2018. Update Aplikasi Dapodik 2018 tentunya untuk menyesuaikan dengan Tahun Pelajaran 2017/2018. Selain itu di versi 2018 ini terdapat penambahan-penambahan menu baru, diantaranya:
1. [Pembaruan] Penambahan menu Jadwal pembelajaran
2. [Pembaruan] Penambahan kolom anak ke-berapa pada Peserta Didik
3. [Pembaruan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana Ruang Kelas/Teori
4. [Pembaruan] Penambahan tombol pada blockgrant untuk pemetaan dengan prasarana
5. [Pembaruan] Penambahan tombol pada blockgrant untuk pemetaan dengan sarana
6. [Pembaruan] Penambahan tombol pada prasarana untuk pemetaan dengan blockgrant
7. [Pembaruan] Penambahan tombol pada sarana untuk pemetaan dengan blockgrant
8. [Pembaruan] Penambahan sheet baru untuk rekap jadwal pada unduhan profil sekolah
9. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepala Sekolah menjadi tugas utama
10. [Pembaruan] Penambahan referensi UKG untuk data rincian Nilai/Test pada PTK
11. [Pembaruan] Penambahan referensi jenis rombel Ekstrakurikuler pada menu Rombongan Belajar
12. [Pembaruan] Penambahan tabulasi rincian Ekstrakurikuler pada menu Sekolah
13. [Pembaruan] Perubahan tampilan pada menu Peserta Didik, jika yatim piatu atau tinggal di panti asuhan maka baris data akan berwarna
14. [Pembaruan] Perubahan tampilan pada halaman registrasi dan login
15. [Pembaruan] Pemisahan menu antara rombongan belajar reguler dan ekstrakurikuler
16. [Pembaruan] Penambahan pemicu untuk mengaktifkan kolom nama peserta didik pada saat terdeteksi nama tidak wajar ketika melakukan validasi
17. [Pembaruan] Penambahan validasi jika terdeteksi guru yang mengajar ganda pada jadwal
18. [Pembaruan] Penambahan validasi ketika masih ada pembelajaran yang belum dipetakan ke dalam jadwal
19. [Pembaruan] Penambahan validasi panjang dan lebar pada prasarana
20. [Pembaruan] Penambahan validasi untuk jumlah sarana
21. [Pembaruan] Penambahan validasi peserta didik yang belum mempunyai NISN
22. [Pembaruan] Penambahan dan perbaikan panduan, peraturan dan formulir pada Pusat Unduhan
23. [Perbaikan] Perbaikan bugs ketika akan sinkronisasi
24. [Perbaikan] Perbaikan tanda baca ,(koma) dapat menjadi kata pada nama Peserta Didik dan GTK
Untuk memperbaharui Aplikasi Dapodik 2018 ini, kita diharuskan menggunakan Installer yang dapat di unduh langsung di halaman resminya atau melalui link ini dan Berikut penjelasan Panduan lengkap cara Instal Aplikasi Dapodik Versi 2018.
Pastikan sebelum mengintal Aplikasi dapodik versi 2018, rekan-rekan sudah menghapus atau mencopot aplikasi dapodik versi sebelumnya (2017c)
a. Kode Registrasi dan Akun Petugas Pendataan
Sebelum memulai proses instalasi aplikasi Dapodik Versi 2018, petugas pendataan harus memastikan telah memiliki kode registrasi dan akun Petugas Pendataan yang akan digunakan dalam proses instalasi.
b. Unduh Aplikasi Dapodik
Aplikasi Dapodik V. 2018 saat ini tersedia dalam bentuk file installer yang merupakan hasil perbaikan dan pengembangan dari aplikasi versi sebelumnya. Untuk mengunduh Aplikasi Dapodik Versi 2018, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
2) Klik menu "Unduh" dan klik Installer Dapodik Versi 2018 seperti di bawah ini, lalu simpan di lokal komputer/laptop.

c. Generate Prefill Aplikasi Dapodik
Generate prefill adalah tahapan untuk mengambil database awal sekolah dari server agar dapat diregistrasikan di aplikasi Dapodik secara offline (dalam bentuk file .prf). Generate prefill merupakan database hasil sinkronisasi terakhir sekolah.
Untuk meningkatkan keamanan dari segi pengguna, saat ini proses generate prefill dapat dilakukan setelah pengguna berhasil login menggunakan username, password, dan kode registrasi Dapodik sekolah yang aktif.

Sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai langkah-langkah melakukan generate ulang prefill, baiknya pengguna mengetahui terlebih dahulu ketentuan-ketentuan umum generate ulang prefill.
Berikut ini beberapa ketentuan terkait Generate Ulang Prefill:
1) Generate prefill adalah tahapan untuk mengambil database awal sekolah dari server agar dapat diregistrasikan di aplikasi Dapodik secara offline.
2) Generate prefill merupakan database hasil sinkronisasi terakhir sekolah.
3) Masukkan username, password yang lama dan kode registrasi sesuai di aplikasi Dapodik, Jika lupa username/password silakan hubungi admin dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK) untuk dilakukan reset ulang.
4) Untuk sekolah baru, hubungi admin dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK) untuk mengaktivasikan username dan password.
5) Saat registrasi di aplikasi, isi username dan password sesuai pada saat unduh prefill.
6) Registrasi awal masuk ke dalam aplikasi dapat dilakukan tanpa harus menggunakan prefill, dengan syarat harus online/terhubung internet.
7) Dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK) dapat membantu melakukan generate prefill sekolah di wilayahnya masing-masing untuk membantu sekolah-sekolah dengan keterbatasan infrastruktur (internet, SDM, komputer, listrik, dll) dengan menggunakan akun di laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
8) Jangan lakukan registrasi dengan menggunakan prefill kadaluarsa (lama). Jika ingin pindah ke komputer lain lakukan siklus "sinkronisasi > generate prefill ulang". (untuk mencegah duplikasi data)
9) Kode registrasi, username dan password dapat di-reset oleh admin dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK) jika diperlukan (terjadi pergantian petugas pendataan).
Selengkapnya, untuk memulai proses generate prefill silakan lakukan langkah-langkah di bawah berikut:
1) Jalankan peramban web (Google Chrome atau Mozilla Firefox), lalu ketikkan http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/laman/unduh di address bar.
2) Pilih menu Data Prefill.
3) Pilih jenjang yang sesuai.
4) Masukkan username, password, dan kode registrasi.
 |
| Formulir Prefill |
Username dan password yang digunakan untuk mengunduh prefill adalah yang terdaftar terakhir dan tersimpan di server Pusat. Jika terdapat ketidaksesuaian data ketika melakukan proses generate prefill, lakukan konfirmasi dengan operator Dapodik di dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK).
Dinas kabupaten/kota dapat membantu melakukan generate ulang prefill sekolah di wilayahnya masing-masing untuk membantu sekolah-sekolah dengan keterbatasan infrastruktur (internet, SD, komputer, listrik, dll) dengan menggunakan akun khusus dinas kabupaten/kota di laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
5) Setelah berhasil memasukkan username, password, dan kode registrasi, klik “Generate”. Tunggu proses generate selesai.
 |
| Proses Generate Prefill |
6) Setelah proses generate prefill selesai, selanjutnya akan tampil jendela seperti pada gambar.
 |
| Pembuatan Prefill Selesai Dilakukan |
7) Klik “Download” dan simpan prefill tersebut di drive C:\ dengan nama folder “prefill_dapodik”.
 |
| Unduh prefill dan cara penempatan di folder prefill_dapodik |
d. Pengaturan Waktu pada Komputer
Langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan waktu pada komputer. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan proses sinkronisasi data berjalan lancar. Selengkapnya silakan ikuti langkah-langkah berikut:
1) Klik waktu yang terdapat di taskbar (pojok kanan bawah), lalu klik “Date and time settings”.
 |
| Pengaturan waktu dan tanggal |
2) Tampil menu date and time settings, lalu klik “Change” dan sesuaikan dengan waktu saat ini.
 |
| Rincian pengaturan dan tanggal |
3) Selanjutnya, pastikan zona waktu yang dipilih adalah zona waktu yang sesuai dengan wilayah setempat. Contoh untuk pengisian zona waktu WIB (Waktu Indonesia Barat) pilih zona waktu (UTC+07:00 Bangkok, Hanoi, Jakarta).
 |
| Pengaturan Zona Waktu |
e. Program Pengamanan dinonaktifkan
Agar proses instalasi aplikasi Dapodik dapat berjalan dengan lancar, beberapa program pengamanan perlu dinonaktifkan, contohnya:
1) Deep Freeze: harus dinonaktifkan.
2) Antivirus yang membuat service database tidak berjalan sebagaimana seharusnya misalnya Avast, Avira, Symantec, Antivir harus dinonaktifkan atau dihapus. Antivirus yang disarankan adalah Windows Defender atau Microsoft Essentials. Antivirus ini dapat diunduh di laman resmi Windows dan tidak berbayar.
3) Windows Firewall dinonaktifkan jika ingin menggunakan entri data dengan menggunakan jaringan.
Cara menonaktifkannya adalah:
 |
| Menonaktifkan Firewall |
f. Menyiapkan Kode Registrasi Aplikasi Dapodik
Kode registrasi adalah “kunci” untuk memuat data sekolah. Kode registrasi diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah bagi sekolah yang telah terdaftar di PDSP-K dan memiliki NPSN. Kode registrasi didapat dari dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK) atau dengan cara login ke laman SDM di http://sdm.data.kemdikbud.go.id. Jika belum memiliki akun di http://sdm.data.kemdikbud.go.id, maka petugas pendataan di sekolah harus segera melakukan registrasi dengan melampirkan surat tugasnya sebagai Petugas Pendataan Dapodik.
Setelah mengambil kode registrasi sekolah dari laman http://sdm.data.kemdikbud.go.id maka pastikan kode registrasi tersimpan dan tercatat dengan baik serta tidak membagi/memberitahukan kode registrasi ini pada pihak yang tidak berkepentingan, jadi kode registrasi sifatnya RAHASIA.
Untuk sekolah baru dan belum memiliki Kode registrasi, maka prosedur untuk memperoleh Kode registrasi Aplikasi Dapodik adalah sebagai berikut:
1) Sekolah harus telah memiliki NPSN yang diterbitkan oleh PDSP-K.
2) Petugas pendataan melakukan registrasi atau mendaftar di laman: http://sdm.data.kemdikbud.go.id dengan melampirkan Surat Tugas atau SK Operator (file dalam bentuk *.pdf).
3) Petugas pendataan dapat mengecek status approve atau persetujuan dari admin di PDSP-K.
4) Jika statusnya telah di-generate, maka petugas pendataan dapat melihat dan mengambil Kode registrasi pada laman http://sdm.data.kemdikbud.go.id sebagaimana dijelaskan di atas.
LANGKAH-LANGKAH INSTALASI APLIKASI DAPODIK VERSI 2018
Setelah semua tahapan persiapan instalasi dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi dengan menjalankan file full installer yang telah diunduh. Panduan ini menggunakan aplikasi dapodik V.2018.
Proses instalasi dengan status normal akan berlangsung cukup lama yaitu sekitar 15 menit. Selengkapnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1) Siapkan file installer yang sudah diunduh. Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk menutup program lainnya.
 |
| File Installer |
2) Klik ganda file installer, jika muncul security warning, pilih “Yes” atau untuk komputer dengan sistem operasi windows dengan versi tertentu, klik “Run Anyway”.
3) Selanjutnya akan ditampilkan tampilan jendela aplikasi Dapodik, pilih “Lanjut”.
 |
| Jendela Instalasi Dapodik |
4) Pada jendela perjanjian persetujuan, pilih “Saya Setuju” dan klik “Lanjut”
 |
| Perjanjian Persetujuan |
5) Selanjutnya pada jendela “Pilih lokasi tujuan” dan secara default otomatis akan mengarahkan lokasi instalasi di “C:\Program Files(x86)\Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
 |
| Lokasi Folder Tujuan Instalasi Aplikasi |
6) Pilih folder Start Menu. Secara default, sistem akan otomatis mengisi “Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
 |
| Folder Start Menu Aplikasi |
7) Masuk ke jendela persiapan memasang aplikasi Dapodik, klik “Pasang” untuk memulai proses instalasi aplikasi.
 |
| Jendela Persiapan Pemasangan Aplikasi |
8) Proses instalasi aplikasi Dapodik sedang berjalan. Tunggu hingga proses pemasangan ini selesai.
 |
| Proses Pemasangan Aplikasi |
9) Untuk mengakhiri proses pemasangan aplikasi Dapodik, klik “Selesai”.
 |
| Mengakhiri Pemasangan Aplikasi |
10) Setelah proses instalasi maka akan muncul ikon aplikasi Dapodik di halaman desktop. Klik ganda pada ikon untuk membuka aplikasi.
 |
| Cara membuka Aplikasi Dapodik 2018 |